Pelayanan Air Minum Perumda Air Minum Cabang Duri

Penulis

  • Dila Erlianti STIA Lancang Kuning
  • Riiska Amelia STIA Lancang Kuning Dumai
  • Dedy Afrizal STIE Tuah Negeri Dumai

Kata Kunci:

Kualitas, Efektifitas, Pelayanan

Abstrak

Permintaan air bersih yang saat ini menjadi salah satu kebutuhan primer masyarakat terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk. Begitu juga dikota Duri. Untuk memenuhi kebutuhan msyarakat, Perumda Air Minum Kabupaten Bengkalis Cabang Duri merupakan satu-satunya perusahaan menyediakan air bersih untuk masyarakat. Gejala dimana masih kurangnya pelayanan yang diberikan pihak Perumda dalam pendistribusian air bersih, masih didapati air yang keruh dan tidak jernih serta air terkadang mati dan tekanan air kurang deras, serta keterlambatan karyawan dalam menangani masalah meteran hingga air yang didistribusikan tidak keluar. Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektifitas Pelayanan Pada Perumda Kabupaten Bengkalis Cabang Duri, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat. Teori Fitzsimmons dan Fitzsimmons dalam Sinambela (2008: 7-8) terdapat lima indikator pelayanan publik yaitu: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy. Sampel penelitian pegawai dan masyarakat dengan teknik sampling jenuh untuk karyawan, dan teknik incidental sampling pelanggan Teknik analisa data menggunakan statistic Deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Kurang Puas. Dari 5 indikator dengan 118 responden terdapat total skor 3.547 pada rentang skor 2.950 ≤n≤ 4130 frekuensi 63%. Faktor pendukung adanya Bukti Langsung serta rasa Empati dan Kehandalan dalam Pelayanan Pada Perumda. Faktor penghambat masih kurangnya Jaminan dan Daya Tanggap dalam Pelayanan.

Referensi

Afrizal, D., Anisa, D., Khaliq, M., & Yusrizal, D. (2021). Produktivitas, Kualitas Layanan, Reponsivitas, Responsibilitas dan Akuntabilitas pada Dinas Perhubungan Kota Dumai. Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau, 1(1), 60–67.

https://doi.org/10.33701/jtpm.v1i1.1864

Amalia, B. I., & Sugiri, A. (2014). Ketersediaan Air Bersih Dan Perubahan Iklim: Studi Krisis Air Di Kedungkarang Kabupaten Demak. Teknik Perencanaan Wilayah Kota, 3(2), 295–302.

Dwiyanto, A. (2021). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gajah Mada University Press.

Hildawati, & Afrizal, D. (2021). Kepuasan Masyarakat terhadap Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina RU II Dumai Community. JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 17(2).

Moenir. (2006). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Bumi Akasara.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian manajemen. CV. Alfabeta.

Suherman, Afrizal, D., & Sopyan. (2020). Standar Pelayanan Puskesmas Selatpanjang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Jurnal Administrasi Publik Dan Bisnis, 2(1), 15–18.

Valerie, P. A. (2001). Delivering Quality Service. In (diterjemahkan oleh sutanto). The Free Press.

Peraturan Perundang-Undangan:

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat- Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.

Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 04 Tahun 1994 Tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkalis

Peraturan Daerah Kab. Bengkalis No. 4 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis

Undang-undang Nomor 38 Tahun 2007 Peraturan Pemerintah.

Unduhan

Diterbitkan

28-02-2022

Cara Mengutip

Erlianti, D., Amelia, R., & Afrizal, D. (2022). Pelayanan Air Minum Perumda Air Minum Cabang Duri. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pajak, 2(1), 20–28. Diambil dari https://ojs-ejak.id/index.php/Ejak/article/view/31