PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN TERBUKA, DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA

Penulis

  • zulfadli pandiangan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Zulaika Matondang Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary
  • Indah Permatasari Siregar Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary

Kata Kunci:

Pertumbuhan Ekonomi Pengangguran Kemiskinan Pendapatan

Abstrak

Ketimpangan pendapatan di Indonesia menjadi suatu kondisi keadaan penghasilan yang diterima masyarakat tidak merata. Koefisien gini adalah salah satu alat untuk mengukur ketimpangan pendapatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka, dan tingkat kemiskinan secara parsial dan simultan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia pada tahun 2020-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan data sekunder. Populasi berjumlah 38 provinsi dengan sampel purposive sampling yang berjumlah 8 provinsi. Sumber data (BPS) Indonesia. Teknik analisis regresi data panel dengan pemilihan model terbaik. Model yang terpilih adalah Random Effect. Format menggunakan bantuan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Pengangguran terbuka tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Dan variabel tingkat kemiskinan tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Namun secara simultan, pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka, dan tingkat kemiskinan berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia.

Referensi

B. Atkinson, A., (2015), Inequality: What Can Be Done?, (Cambridge, MA: Hardvard University Press), 85-87.

Burki, A., Shirazi, K., dan Tahir, (2020), Labor Economics in an Islamic Framework: Theory and Practice, (Abingdon, UK: Routledge), 190-195

Chapra, M, U., (2016) Islam and the Economic Challenge, (Cet. X; Leicester: The Islamic Foundation 1992), 217-220.

D. Ostry, J., Loungani, P., & Berg, A., (2019), Confronting Inequality: How Societies Can Choose Inclusive Growth, (New York: Columbia University Press), 2-3.

Gai, A, M., dkk, (2024), Ekonomi Pembangunan, Teori Dan Praktik Dalam Mengatasi Ketimpangan Ekonomi Global, (Medan: PT Media Penerbit), 28.

Iqbal, M., (2018), Islamic Economic Institutions and the Elimination of Proverty (London: Kube Publishing).

Khaldun, I., (2017) Mukadimah Ibn Khaldun, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar), 25-27.

Matondang, Z., & Nasution, H, M., (2022), Praktik Analisis Data : Pengolahan Ekonometrika Dengan Eviews Dan SPSS (Medan: CV. Merdeka Kreasi Group), 25-151.

P. Todaro, M., & C. Smith, S., (2020), Economic Development 13 Edition, (United Kingdom: Pearson Education Limited), 229.

Rafli, M., 10 Provinsi dengan Ketimpangan Pendapatan Tertinggi 2024 https://data.goodstats.id/statistic/10-provinsi-dengan-ketimpangan-pendapatan-tertinggi-2024-7Uyhi (Diakses Tanggal 3 Januari 2025 Pukul 17.04 WIB).

Saputra, D, N., dkk., (2022), Buku Ajar Metodologi Penelitian, (Feniks Muda Sejahtera), 38.

Soesana, A., (2023) dkk, Metodologi Penelitian Kuantitatif, (t.t.,: Yayasan Kita Menulis), 57.

Sukirno, S., (2022) Makroekonomi Teori Pengantar Edisi ke III, (Depok: Rajawali Pers), 330.

Sugiyono (2024), Metodologi Penelitian Kuantitatif (Bandung: Alfabeta), 110.

Kahf, M., (2015), Islamic Economics: Theorical and Pratical Perspectives, Herndon, (International Institude of Islamic Thought, 2015), 2014-216.

Supriatin, D., dkk, (2022), Perekonomian Indonesia, (Jawa Tengah: Tiga Cakrawala), 87-88.

Zulkhibri, M., & Ismail, A, G., (2017), Financial Inclusion and Proverty Allevitation: Perspectives From Islamic Institutions and Instruments, (Cham: Macmillan), 3-5.

Unduhan

Diterbitkan

28-04-2026

Cara Mengutip

pandiangan, zulfadli, Zulaika Matondang, & Indah Permatasari Siregar. (2026). PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN TERBUKA, DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pajak, 6(1), 14–20. Diambil dari https://ojs-ejak.id/index.php/Ejak/article/view/180