Determinan Partisipasi Sekolah Pada Pekerja Anak Di Indonesia
Abstrak
Pekerja anak masalah yang selalu dihadapi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pekerja anak memiliki risiko untuk tidak bersekolah karena sebagian waktunya digunakan untuk bekerja. Pada Februari 2021, pekerja anak di Indonesia mencapai 10,22 persen (BPS, 2021). Artinya, 10 dari 100 anak di Indonesia merupakan pekerja. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi sekolah pekerja anak. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif yang berupa grafik dan tabel serta analisis regresi logistik biner. Dari hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap partisipasi sekolah pekerja anak di Indonesia diantaranya adalah pekerjaan kepala rumah tangga, umur kepala rumah tangga, pendidikan kepala rumah tangga, wilayah tempat tinggal, status kemiskinan rumah tangga, serta umur anak.
Referensi
Amutabi, C., & Agoot, M. N. (2021). Determinants of disparities in primary school enrolment in South Sudan. Cogent Education, 8(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/2331186X.2021.1989996
Aristin, N. F. (2015). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Anak Putus Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Bondowoso. Jurnal Pendidikan Geografi, 20(1), 30–36. https://doi.org/10.17977/um017v20i12015p030
Arum, A. P., & Adry, M. R. (2020). Analisis Determinan Partisipasi Sekolah di Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 9, 10–21.
Asmiati, A., Sumardi, L., Ismail, M., & Alqadri, B. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Melanjutkan Studi Anak Pada Masyarakat Nelayan di Desa Seruni Mumbul Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 786–793. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2c.645
BPS. (2021). Analisis Profil Penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Cendekia, D. G. (2021). Faktor Penentu Partisipasi Sekolah Anak Pada Rumah Tangga Sektor Pertanian Di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 15(2), 215–226. https://doi.org/10.14203/jki.v15i2.471
Diana, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Putus Sekolah Di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 95–107(2). https://doi.org/10.24832/jpkp.v14i2.497
Fauzi, N., & Suasti, Y. (2018). Studi Tentang Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Kenagarian Air Manggis Kecamatan Lubuk Sikaping. Jurnal Buana, 2(3), 817–822.
Hakim, A. (2020). Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah. Jurnal Pendidikan, 21(2), 122–132. https://doi.org/10.33830/jp.v21i2.907.2020
Huisman, J., & Smits, J. (2015). Keeping Children in School: Effects of Household and Context Characteristics on School Dropout in 363 Districts of 30 Developing Countries. SAGE Open, 5(4), 1–16. https://doi.org/10.1177/2158244015609666
Mike, I. O., Nakajjo, A., & Isoke, D. (2016). Socioeconomic Determinants of Primary School Drop Out: The Logistic Model Analysis. African Journal of Economic Review, 4(1), 217–241.
Naz, U., Ejaz, Z., & Khan, N. (2019). Determinants of Dropout and Child School Enrollment: A Case Study from Rural Islamabad. Journal of Quantitative Methods, 3(2), 77–89. https://doi.org/10.29145/2019/jqm/030205
Parikh, A., & Sadoulet, E. (2005). The effect of parents’ occupation on child labor and school attendance in Brazil.
Prajnaparamita, K. (2018). Perlindungan Tenaga Kerja Anak. Administrative Law and Governance Journal, 1(2), 215–230. https://doi.org/10.14710/alj.v1i2.215-230
Satti, R. A., & Jamil, M. (2021). Socio-Economic Determinants of School Dropouts: An Evidence from Households in Pakistan. IRASD Journal of Economics, 3(3), 388–401. https://doi.org/10.52131/joe.2021.0303.0053
Subanti, S., Hakim, A. R., Pratiwi, H., Irawan, B. R. M. B., & Hakim, I. M. (2019). The determinants of youth participation for school, work, or other activities based on social demographic characteristics in Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 1321(2), 1–6. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1321/2/022064
Tabuchi, T., Fujihara, S., Shinozaki, T., & Fukuhara, H. (2018). Determinants of High-School Dropout: A Longitudinal Study in a Deprived Area of Japan. Journal of Epidemiology, 28(11), 458–464. https://doi.org/10.2188/jea.JE20170163
Yusuf, M. (2017). Pengaruh Ekonomi Keluarga terhadap Putusnya Sekolah Anak. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(2), 99–108. https://doi.org/10.17977/UM014v10i22017p099
Zeb, A., Gul, S., Mingyan, G., & Ullah, O. (2021). Assessment of the Socio-economic determinants of school children dropouts in rural areas of district Peshawar, Pakistan. Liberal Arts and Social Sciences International Journal (LASSIJ), 5(2). https://doi.org/10.47264/idea.lassij/5.2.17
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 M. Nurul Alam Hasyim, Fitri Puspitasari, Andika Veriyanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Kenyataan privasi
Nama dan alamat e-mail yang dimasukkan di laman jurnal ini akan digunakan secara eksklusif untuk tujuan yang dinyatakan dalam jurnal ini dan tidak akan disediakan untuk tujuan lain atau pihak lain.








